Semoga Hanya di Mimpi: isi album kedua Bernadya
Semoga Hanya di Mimpi adalah album kedua Bernadya yang rilis pada 24 Juni 2026 lewat JUNI Records. Album ini berisi 10 lagu tentang rasa takut saat sedang bahagia.
Mulai baca- Siapa Bernadya0:22
- Tema: takut merasa senang0:23
- Daftar lagu0:17
- Siapa saja yang terlibat0:18
- Format fisik dan panggung0:20
- Cocok didengar kapan0:10
- Pertanyaan umum0:22
- Sumber0:10
Dengar di YouTube · Spotify · Apple MusicLirik tidak kami muat karena hak cipta.
Siapa Bernadya
Bernadya Ribka Jayakusuma lahir di Surabaya pada 16 Maret 2004. Ia tampil di The Voice Kids Indonesia pada 2016, lalu berduet dengan kakaknya sebagai Celine & Nadya. Karier solonya dimulai pada 2022 di bawah JUNI Records.
Album pertamanya, Sialnya, Hidup Harus Tetap Berjalan, rilis pada 2024. Album itu menang tiga piala di AMI Awards 2024, termasuk album terbaik tahun itu. Lagu-lagunya yang pelan dan berlirik lugas sering dimasukkan pendengar ke kelompok indie pop.
Tema: takut merasa senang
Bernadya menyebut satu istilah saat membicarakan album ini, yaitu cherophobia. Artinya rasa takut untuk merasa bahagia, karena yakin hal buruk akan datang sesudahnya.
Kepada Medcom pada Februari 2026, ia menjelaskan bahwa temanya kurang lebih adalah ketakutan untuk merasa senang. Ia juga mengatakan laut menjadi salah satu unsur utama album.
Ini berbeda dari album pertama yang banyak bicara soal patah hati yang sudah terjadi. Di album kedua, tokohnya sedang baik-baik saja tetapi terus waswas.
Daftar lagu
Urutan berikut mengikuti daftar yang dimuat IDN Times.
| No. | Judul |
|---|---|
| 1 | Laut yang Tenang |
| 2 | Peluk Aku Sekarang! (bersama Perunggu) |
| 3 | Lawan Waktu dan Jarak |
| 4 | Wanita Tak Punya Malu |
| 5 | Kita Buat Menyenangkan |
| 6 | Menyenangkan Mengenalmu |
| 7 | Rabun Jauh |
| 8 | Tolong Bilang Ini Mimpi |
| 9 | Sebelum Jadi Panjang |
| 10 | Belum Sempat Kenal |
Singel pertama, Kita Buat Menyenangkan, rilis lebih dulu pada 28 Januari 2026.
Siapa saja yang terlibat
RRI menyebut empat nama yang ikut mengerjakan album: band Perunggu, Baskara Putra (Hindia), Petra Sihombing, dan Rendy Pandugo. Menurut Medcom, Petra Sihombing menggarap Kita Buat Menyenangkan.
Dari sisi bunyi, RRI menggambarkan album ini hangat, dengan gitar akustik, synthesizer lembut, dan produksi pop alternatif yang mengingatkan pada musik 2000-an. Synthesizer adalah alat musik elektronik yang menghasilkan bunyi buatan.
Format fisik dan panggung
Menurut JPNN pada 27 Juli 2026, album ini tersedia dalam bentuk digital, kaset, dan CD. CEO JUNI Records Adryanto Pratono mengatakan piringan hitamnya sedang diproduksi dengan target rilis sebelum Pestapora pada September 2026. Kami belum menemukan kabar yang memastikan piringan hitam itu sudah beredar.
IDN Times menulis bahwa Bernadya menjadwalkan pertunjukan album pada 25 Juli 2026 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.
Cocok didengar kapan
Sebagian besar lagu bertempo pelan sampai sedang. Album ini cocok untuk teman hujan atau santai sore. Lagu bersama Perunggu lebih bertenaga dan bisa menjadi jeda di tengah daftar putar yang tenang.
Pertanyaan umum
Kapan album Semoga Hanya di Mimpi rilis?
Album ini rilis pada 24 Juni 2026 lewat JUNI Records, hampir tepat dua tahun setelah album pertama Bernadya.
Apa arti cherophobia yang disebut Bernadya?
Cherophobia adalah rasa takut untuk merasa bahagia. Orang yang mengalaminya cenderung waswas saat keadaan sedang baik karena yakin sesuatu yang buruk akan menyusul.
Lagu mana yang dibawakan bersama Perunggu?
Lagu kedua, Peluk Aku Sekarang!, dibawakan bersama Perunggu, trio rock asal Jakarta.
Sumber
- IDN Times: Tracklist album kedua Bernadya
- Medcom: Bernadya takut bahagia di album terbarunya
- RRI: Bernadya rilis album baru Semoga Hanya di Mimpi
- JPNN: Bernadya segera edarkan vinyl Semoga Hanya di Mimpi
- Wikipedia: Bernadya
Artikel lain tentang indie
- Cara kerja distribusi musik digital untuk musisi indieDari berkas lagu sampai royalti: peran distributor digital, biaya, dan hal yang perlu disiapkan.3:24
- Makna lagu Sesi Potret dari eńau dan Ari LesmanaLagu eńau dan Ari Lesmana tentang perantau yang pulang terlambat, nomor satu di Indonesia pada 2026.3:05
- Membangun & Menghancurkan: album .Feast yang menang AMI Awards 2025Album ketiga .Feast, 15 lagu dengan 12 produser, pemenang Album Rock Terbaik AMI Awards 2025.2:38