Album Seringai IV: Anastasis, daftar lagu dan kisah di balik riff terakhir Ricky Siahaan

IV: Anastasis adalah album penuh keempat Seringai yang rilis digital pada April 2026 dan berisi 12 lagu. Ini album pertama mereka setelah gitaris Ricky Siahaan wafat pada 19 April 2025.

Oleh Redaksi Sumo38 · Editor Rizky Ramadhan · 3 menit baca · Diperbarui

Mulai baca
  1. Sekilas tentang albumnya0:33
  2. Daftar lagu0:20
  3. Kepergian Ricky Siahaan0:29
  4. Arti judul dan arah musik0:34
  5. Konser peluncuran0:17
  6. Cara mendengarkan0:18
  7. Pertanyaan umum0:26
  8. Sumber0:09

Dengar di YouTube · Spotify · Apple MusicLirik tidak kami muat karena hak cipta.

Sekilas tentang albumnya

Seringai adalah band asal Jakarta yang berdiri pada 2002. Musiknya memadukan metal, rock, dan hardcore, tiga cabang keras dari musik rock. IV: Anastasis adalah album penuh pertama mereka dalam hampir delapan tahun, setelah Seperti Api (2018).

Band mengumumkan album ini lewat Instagram pada 14 Maret 2026. Pengumuman itu menampilkan tiga personel: vokalis Arian Arifin yang dikenal sebagai Arian13, basis Sammy Bramantyo, dan drumer Edy Khemod.

KeteranganIsi
Rilis digital15 April 2026 menurut halaman Bandcamp band, 16 April 2026 menurut Tinemu
Rilis fisik23 April 2026
Jumlah lagu12
Produser rekamanSammy Bramantyo
Gitaris tamuAngga Kusuma
Mixing dan masteringPraditya Putra, Invasion Studio
RekamanDexter Studios, Jakarta, Agustus sampai Oktober 2025
LabelHigh Octane Production

Daftar lagu

  1. Melunaskan Dendam
  2. Matinya Kepakaran
  3. Sejati
  4. Senarai Feses
  5. Perang Bintang
  6. Sang Lelaki
  7. N.P.D.A
  8. Membungkam 98
  9. Habis Gelap Terbitlah Suram
  10. Pulang
  11. Akar
  12. Tirani Lagi

Lagu terpanjang adalah Akar, 4 menit 50 detik. Dua lagu terpendek berdurasi 2 menit 17 detik, yaitu Melunaskan Dendam dan Tirani Lagi. Menurut Arian13 yang dikutip Tinemu, album ini semula direncanakan berisi 13 lagu. Satu lagu dikeluarkan karena dianggap belum matang.

Kepergian Ricky Siahaan

Ricky Siahaan adalah gitaris dan salah satu pendiri Seringai. Menurut Kompas.com, ia wafat pada 19 April 2025 di Tokyo, Jepang, seusai tampil di atas panggung. Petugas medis menyebut penyebabnya serangan jantung.

Halaman Bandcamp band menyebut album ini sebagai warisan riff terakhir Ricky. Riff adalah potongan gitar pendek yang diulang dan menjadi pengenal lagu. Menurut Gigsplay, 11 dari 12 lagu dikembangkan bersama Ricky sebelum ia wafat. Satu lagu, Tirani Lagi, diselesaikan tanpa dia. Lagu Akar menyimpan jejak terakhir permainan gitarnya.

Rekaman berlangsung beberapa bulan setelah kepergiannya. Bagian gitar di studio dibantu Angga Kusuma sebagai gitaris tamu.

Arti judul dan arah musik

Angka IV menandai album penuh keempat. Sebelumnya ada Serigala Militia (2007), Taring (2012), dan Seperti Api (2018). Mini album High Octane Rock (2004) tidak dihitung sebagai album penuh.

Sumber yang kami baca tidak memuat penjelasan band tentang kata Anastasis. Karena itu kami tidak menafsirkannya di sini.

Gigsplay menggambarkan album ini lebih gelap dan lebih merenung dibanding rilisan sebelumnya. Drumer Edy Khemod menjelaskan arah itu dalam sesi dengar di Menara Kompas, Jakarta, pada 9 April 2026. Ia mengakui arah musiknya berubah, tetapi fondasinya tetap dikerjakan bersama Ricky.

Kritik sosial tetap ada. Lagu Matinya Kepakaran, misalnya, membahas banjir informasi keliru di media sosial dan suara pesohor yang lebih didengar daripada pakar.

Konser peluncuran

Peluncuran album digelar pada 23 April 2026 di M Bloc Live House, Jakarta, bersamaan dengan rilis fisik. Promotornya Antara Suara, dengan tiket dijual lewat Loket.com.

Menurut Tinemu, untuk acara itu Seringai direncanakan tampil berlima untuk pertama kalinya. Dua gitaris tambahan adalah Angga Kusuma dan Darma Respati dari Negatifa. Tiga band pembuka adalah Stepforward, BongaBonga, dan Masakre.

Cara mendengarkan

Album tersedia di layanan streaming dan di Bandcamp. Musik dengan gitar tebal dan drum rapat mudah terdengar kotor pada kualitas rendah, jadi cek pengaturanmu lewat panduan kualitas audio streaming.

Seringai merilis album ini lewat label milik sendiri. Cara kerja seperti itu dibahas di halaman indie. Lagu-lagunya yang pendek dan cepat juga cocok untuk daftar putar lari dan olahraga.

Pertanyaan umum

Kapan album IV: Anastasis dirilis?

Versi digital rilis pada pertengahan April 2026. Halaman Bandcamp band mencatat 15 April, sedangkan Tinemu menulis 16 April. Versi fisik rilis pada 23 April 2026.

Siapa yang mengisi gitar di album IV: Anastasis?

Dasar lagu dan riff sebagian besar berasal dari Ricky Siahaan. Saat rekaman pada Agustus sampai Oktober 2025, band dibantu Angga Kusuma sebagai gitaris tamu.

Berapa jumlah lagu di album IV: Anastasis?

Album ini berisi 12 lagu, dibuka Melunaskan Dendam dan ditutup Tirani Lagi menurut urutan di Bandcamp.

Sumber

Artikel lain tentang rock

  1. Kenapa Koes Bersaudara dipenjara pada 1965: kronologi dan dua versi ceritanyaTiga bulan di Penjara Glodok karena musik ngak ngik ngok. Kronologi dan dua versi ceritanya.3:18
  2. Makna lagu Nina dari .Feast: pesan seorang ayah untuk putrinyaLagu .Feast tentang ayah yang bekerja jauh dan doa agar anaknya tumbuh lebih baik.2:51
  3. Makna lagu Sederhana dari Sheila on 7, singel ulang tahun ke-30Singel Sheila on 7 di usia 30 tahun, tentang membedakan kebutuhan dan keinginan.2:55

Baca juga

Sedang dibacaPembuka

0:00