Apa itu BPM dalam musik dan cara menghitungnya
BPM adalah singkatan dari beats per minute, yaitu jumlah ketukan dalam satu menit. Lagu 60 BPM berdetak sekali tiap detik, lagu 120 BPM berdetak dua kali tiap detik.
Mulai baca- Cara menghitung BPM sendiri0:20
- Istilah tempo klasik0:14
- Tempo umum tiap genre0:10
- Half-time dan double-time0:24
- Memakai BPM untuk memilih lagu0:08
- Batas BPM sebagai patokan0:21
- Pertanyaan umum0:14
Cara menghitung BPM sendiri
- Putar lagunya dan ketuk jari atau kaki mengikuti ketukan.
- Nyalakan penghitung waktu 15 detik.
- Hitung jumlah ketukan selama 15 detik itu.
- Kalikan empat.
Contoh: 28 ketukan dalam 15 detik berarti 112 BPM. Agar lebih teliti, hitung selama 30 detik lalu kalikan dua.
Cara lain adalah memakai aplikasi atau situs tap tempo. Anda mengetuk layar mengikuti lagu, dan angka BPM muncul setelah beberapa ketukan.
Istilah tempo klasik
Sebelum BPM dipakai, musik klasik menandai tempo dengan kata dalam bahasa Italia. Batas angkanya berbeda-beda antar sumber, jadi tabel ini adalah perkiraan.
| Istilah | Arti | Kira-kira |
|---|---|---|
| Largo | Sangat pelan dan lebar | 40–60 BPM |
| Adagio | Pelan | 60–76 BPM |
| Andante | Secepat orang berjalan | 76–108 BPM |
| Moderato | Sedang | 108–120 BPM |
| Allegro | Cepat dan riang | 120–160 BPM |
| Presto | Sangat cepat | 168–200 BPM |
Tempo umum tiap genre
| Genre | Tempo umum |
|---|---|
| Balada | 60–80 BPM |
| Lo-fi | 70–90 BPM |
| Hip-hop | 80–100 BPM |
| Pop | 100–130 BPM |
| Rock | 110–140 BPM |
| House | 120–130 BPM |
| Drum and bass | 160–180 BPM |
Rentang ini adalah kebiasaan. Setiap genre punya lagu yang jauh di luar rentangnya.
Half-time dan double-time
Satu lagu bisa dihitung dengan dua cara. Lagu 170 BPM dengan pukulan snare yang jarang akan terasa seperti 85 BPM. Hitungan yang terasa separuh ini disebut half-time. Kebalikannya, double-time, terasa dua kali lebih cepat.
Ini sebabnya aplikasi pengukur BPM kadang memberi angka yang dua kali lipat atau separuh dari perkiraan Anda. Keduanya benar. Pakai angka yang sesuai dengan cara badan Anda merasakan lagunya.
Half-time berguna untuk playlist lari: lagu 85 BPM cocok dengan lari 170 langkah per menit.
Memakai BPM untuk memilih lagu
| Kegiatan | Tempo |
|---|---|
| Fokus kerja | 60–90 BPM |
| Teman hujan | 60–80 BPM |
| Santai sore | 80–110 BPM |
| Perjalanan malam | 90–120 BPM |
| Kumpul bareng | 110–140 BPM |
| Lari dan olahraga | 150–180 BPM |
Batas BPM sebagai patokan
- BPM tidak mengukur tenaga lagu. Balada piano 120 BPM tetap terasa tenang. Lagu punk 120 BPM terasa mendesak.
- Tempo bisa berubah di tengah lagu. Rekaman band tanpa metronom sering bergeser beberapa BPM.
- Aransemen lebih menentukan suasana. Jumlah alat musik, volume, dan cara bernyanyi berpengaruh lebih besar daripada angka tempo.
Pakai BPM untuk menyaring, lalu dengarkan untuk memutuskan. Penerapannya dalam urutan lagu dibahas di cara menyusun playlist.
Pertanyaan umum
Apa kepanjangan BPM?
Beats per minute, atau ketukan per menit. Angka ini menunjukkan seberapa cepat sebuah lagu.
Mengapa aplikasi menunjukkan BPM dua kali lipat dari hitungan saya?
Aplikasi menghitung dalam double-time, sedangkan Anda menghitung dalam half-time. Keduanya benar. Lagu 170 BPM bisa dirasakan sebagai 85 BPM.
Baca juga
Struktur lagu
Fungsi intro, bait, reff, bridge, dan bentuk lagu yang umum.
Cara menyusun playlist
Tujuh langkah dari lagu pertama sampai terakhir.
Lari dan olahraga
150–180 BPM
Tempo cepat yang mendekati irama langkah saat berlari.
Fokus kerja
60–90 BPM
Instrumental tanpa lirik supaya perhatian tidak terbagi.